Korban AN Tiga Kali Dicabuli Pejabat BPN

Kuasa hukum korban pelecahan seksual  yang diduga dilakukan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengatakan, bahwa AN dicabuli atasanya tiga kali. Pencabulan terjadi saat AN masih menjabat sebagai staf pada bulan Maret 2010 lalu.

“Kejadian pertama bulan Maret, kejadian kedua Juli 2011 saat AN sedang fotokopi dan membuat presentasi di dalam ruangan pejabat itu. AN dipaksa untuk bekerja di dalam ruangannya,” ujar Sinta Dewi, di Mapolda Metro Jaya, Kamis, 22 September 2011.

Dijelaskan Sinta, pada saat kejadian ketiga sempat diketahui AIS, sekertaris pejabat itu yang tidak sengaja masuk. Saat itu, AN dalam kondisi ingin dipegang-pegang oleh G, tetapi AN menutupi bagian dadanya dengan laptop.

Meski sudah diketahui sekretarisnya, G tetap tidak malu bahkan melakukan hal tersebut kepada AIS dan NSP. Para korban, kata Sinta sudah mengadukan kejadian ini kepada pimpinannya melalui surat pengaduan, tetapi hingga kini tidak ditindaklanjuti.

Korban AN, kata Sinta diperiksa penyidik Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Polda Metro Jaya seputar kronologi dan hubungan kerja antara AN dengan pejabat tersebut. AN, kata Sinta sempat menangis saat ditanya kejadian itu.

“Saya meminta penyidiknya diganti perempuan dalam kasus ini, agar korban bisa leluasa menjelaskan kronologi yang dialaminya. Saat ini AN masih dalam keadaan trauma,” jelas Sinta. Dikatakan Sinta,  untuk AIS dan NSP akan diperiksa penyidik pada Senin depan, 26 September 2011.

Sebelumnya, pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) berinisial G dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Senin, 13 September 2011 lalu atas dugaan Pasal 294 ayat 2 KUHP tentang Pencabulan.

Di dalam laporan resmi bernomor TDL/3124/1X/2011/PMJ/Dit.Reskrim.Um tertanggal 13 September, G dilaporkan telah melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap ketiganya.

Alat Kelamin Dipotong, Pasien Tuntut Dokter

Seorang pria menuntut dokter bedah sebuah rumah sakit yang telah memotong alat kelaminnya tanpa izin. Dia juga menuntut manajemen rumah sakit yang dinilai telah melakukan pembiaran praktik yang membuatnya sengsara seumur hidup itu.

Dilansir ABC News pada 22 Agustus 2011, pria bernama Phillip Seaton ini melakukan pemeriksaan rutin pada Oktober 2007 di sebuah rumah sakit. Bukannya mendapat perawatan untuk peradangan di alat kelaminnya, Seaton malah meninggalkan ruang operasi dalam keadaan tanpa alat kelamin.

Pengacara Seaton, Kevin George, berkata bahwa setelah kehilangan organ kejantanannya, kliennya tidak lagi merasa menjadi seorang lelaki.

Pengacara dr. Patterson, Clay Robinson, berargumen bahwa kliennya mendapati kanker di alat kelamin Seaston hingga memutuskan langsung memotongnya.

Menurut Robinson, operasi hanyalah satu-satunya cara untuk mengatasi penyakit gawat yang diderita Seaton. Karena, kata dia, alat kelamin Seaton sudah seperti kol busuk, karena terinfeksi kanker.

Akan tetapi para ahli berpendapat seorang dokter memerlukan izin dari pasien bila ingin membuang alat kelamin yang bersangkutan. “Saya rasa dokter Patterson membuat kesalahan besar, jadi dia tak akan mungkin memenangkan kasus ini,” kata David Crawford, profesor bedah di Pusat Kesehatan Universitas Colorado.

Operasi alat kelamin pria biasa digunakan untuk membuang beberapa tipe kanker kulit yang hanya bisa dirawat dengan terapi radiasi serta laser.

Dalam persidangan, dr. Patterson mengatakan kanker yang dialami Seaton sangatlah parah. Saat itu dia meyakini satu-satunya cara untuk menanganinya adalah dengan mengoperasinya.

“Namun demikian, tetap harus ada izin dari pasien untuk melakukannya, karena itu sudah merupakan standar. Pasien punya hak untuk menolak tindakan medis yang akan dilakukan padanya,” kata Glenn Bubley, profesor kedokteran dari Universitas Harvard.

Digugat Seaton, pihak Rumah Sakit Louisville Jewish Hospital lebih memilih untuk menyelesaikan kasus itu di luar pengadilan, dengan membayar uang ganti rugi yang besarannya tidak disebutkan.

WikiLeaks: Menteri-menteri RI Calon Sekutu AS

Kabinet Indonesia Bersatu II Presiden SBY disinyalir memuat nama-nama menteri yang potensial menjadi sekutu Amerika Serikat. Menteri-menteri ini diharapkan dapat memuluskan tujuan AS di berbagai bidang, di antaranya ekonomi, kesehatan dan politik luar negeri.

Demikian inti bocoran terbaru dari kawat diplomatik antara Duta Besar AS untuk Jakarta kala itu, Cameron Hume, kepada Gedung Putih, yang termuat di laman WikiLeaks, 24 Agustus 2011.

Nama Kedutaan Besar AS di Jakarta kembali muncul setelah lama tenang di situs pembocor rahasia tersebut. Menurut pantauan VIVAnews, terdapat ratusan dokumen Kedubes AS Jakarta yang dibocorkan oleh WikiLeaks.

Dalam kawat bernomor 9JAKARTA1773 tertanggal 23 Oktober 2009, dikatakan pemilihan menteri-menteri kabinet oleh SBY menunjukkan prioritas pemerintah Indonesia dalam memajukan bidang ekonomi, kesehatan lingkungan dan hubungan internasional.

Dalam bidang ekonomi, Kedubes AS di Jakarta menyebutkan beberapa nama yang potensial untuk dijadikan sekutu, yaitu Sri Mulyani, Mari Pangestu, MS Hidayat dan Hatta Rajasa.

Walaupun Hatta dikatakan tidak memiliki catatan dalam reformasi RI, namun kedubes AS menyebutnya sebagai orang dekat SBY, “yang dapat menggunakan kekuasaan politiknya untuk melakukan desakan melalui inisiatif.”

Dalam bidang kesehatan, AS menyebutkan nama Endang Rahayu Sedyaningsih sebagai calon sekutu AS. pemilihan Endang, dokter lulusan Harvard yang pernah bekerja di USAID dan berpengalaman menyelesaikan kasus flu burung, disebut AS sebagai “pertanda baik.”

Nama lainnya yang disebut adalah Gusti M. Hatta, yang berpotensi menjadi sekutu AS di bidang lingkungan. Dalam bidang keamanan dan pertahanan, AS menyebut nama Djoko Suyanto dan Purnomo Yusgiantoro. Laporan menyebutkan bahwa nama Djoko Suyanto tidak asing bagi militer AS, karena dia pernah dilatih di pangkalan udara Nellis di negara bagian Nevada.

Di antara para menteri SBY, ada satu menteri yang sangat menarik perhatian AS, yaitu Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa. Dia dikatakan berpotensi untuk menjadi sekutu kunci untuk memuluskan hubungan diplomatik antara Indonesia dan AS. Untuk itulah, Kedubes AS di Jakarta menyerukan Gedung Putih untuk bertindak cepat merebut hati Natalegawa.

“Menghimbau Menteri Luar Negeri Hillary Clinton untuk memberikan selamat kepada Marty Muliana Natalegawa atas posisi barunya, secepatnya,” tulis laporan tersebut.

Steve Jobs, Bos yang Bergaji $1 Per Bulan

CEO Apple, Steve Job, mengundurkan diri pada Rabu, 24 Agustus 2011, akibat kondisi kesehatannya yang menurun. Perannya sangat vital dalam membesarkan Apple hingga menjadi salah satu perusahaan kelas dunia. Namun, siapa sangka, Jobs hanya digaji $1 per bulan.

Dilansir dari Associated Press, Sejarah Jobs merintis komputer Apple dimulai dengan seorang teman SMA-nya di sebuah garasi di Silicon Valley pada tahun 1976. Dia sempat keluar 10 tahun kemudian lalu kembali bergabung di saat Apple telah menjadi salah satu perusahaan teknologi paling maju di dunia.

Jobs terkenal akan idenya menciptakan sekaligus memasarkan teknologi yang mengubah trend dunia, mulai dari komputer hingga iPod dan iPhone. Teknologinya tetap menjaga idealisme desain yang minimalis dan mendobrak semua patokan yang ada. Bahkan saat dia ketahuan menderita kanker pankreas pada tahun 2004, Jobs masih mampu mencipta sebuah karya baru.

Pemutar musik iPod mungkin adalah salah satu produk Apple yang paling mempengaruhi laju teknologi musik di dunia. Selama 10 tahun sejak dibuat pada 2001, iPod masih merupakan barang paling dicari saat ini.

Pada 2007, Apple mengembangkan iPhone yang merupakan gabungan antara telepon genggam dan piranti lainnya seperti penyimpan foto, permainan dan web browser. Pada 2010, Jobs memperkenalkan iPad, sebuah komputer layar sentuh yang laris manis di pasaran walaupun para pengamat mengatakan benda tersebut tidak berguna.

Karena penjualan yang besar, nilai perusahaan Apple bahkan mengalahkan raksasa minyak AS, Exxon Mobil, pada awal bulan ini. Namun, di balik kesuksesan Apple, ternyata Jobs hanya digaji US$1 per bulannya.

Pemasukan terbesarnya berasal dari bagi hasil keuntungan perusahaan Apple dan Disney. Jobs memiliki 5,4 miliar saham Apple dan 138 juta saham Disney. Dari keduanya, dia mendapatkan keuntungan sekitar US$578 juta atau sekitar Rp4,9 triliun.

Pada 2004, dia didiagnosa mengidap kanker pankreas dan telah menjalani pengobatan. Dia pernah dinyatakan sembuh sampai pada tahun 2009 penyakitnya kambuh lagi.

Miliarder ini ternyata tidak lulus kuliah. Dia memutuskan keluar dari Universitas Reed di Portland, Oregon, pada semester awal karena mengira bangku kuliah tidak akan membuatnya berhasil. “Saya tidak tahu apa yang ingin saya lakukan dalam hidup dan tidak tahu apa yang dapat dilakukan bangku kuliah akan membantu saya menemukan tujuan hidup,” katanya.

Mayat Peselancar AS Ditemukan di Bengkulu

Setelah lima hari pencarian, akhirnya peselancar Amerika Serikat, Danny Bobis (32) ditemukan dalam keadaan tewas. Sebelumnya, Bobbis hilang saat berselancar di Pantai Tanjung Setia, Lampung Barat.

Dari informasi yang dikumpulkan Vivanews.com, jasad Bobbis ditemukan seorang nelayan di pantai Kabupaten Kaur, Bengkulu.

Jasad warga asal Long Island, New York itu ditemukan dalam kondisi wajah mengelupas dan hancur, namun pakaiannya masih menempel.

Menurut Kabid Humas Polda Lampung, Sulistyaningsih saat dihubungi Vivanews.com, Sabtu, 30 Juli 2011 mengatakan penemuan itu setelah mendapat laporan dari seorang nelayan di Kaur, Bengkulu.

“Tim pencari langsung menuju lokasi bersama istri Bobbis untuk memastikan, dan ternyata benar itu jasad Danny,” kata dia.

Jenazah Bobbis langsung dibawa ke RSUD Liwa, Lampung Barat untuk diotopsi dan kemudian dirujuk ke RSUD Abdul Muluk, Bandar Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Lebih lanjut, Sulistyaningsih mengatakan kalau penemuan mayat Bobbis memang di luar perkiraan. ’’Jaraknya sudah sekian mil dari TKP. Hal ini sangat di luar prediksi kita,” tukasnya.

Jenazah Bobbis kemudian akan diserahkan kepada Kedubes AS di Indonesia untuk langsung dibawa pulang kenegara asalnya.

China Selamatkan 89 Balita Korban Trafficking

Pemerintah China berhasil menggagalkan upaya trafficking (penjualan manusia) 89 balita dan menangkap 369 tersangka dalam dua operasi penyerbuan. Usia bocah malang ini paling muda adalah 10 hari, dan tertua empat tahun.

Menurut laporan Kementerian Keamanan Publik China, dilansir dari laman Associated Press,Selasa, 27 Juli 2011, operasi dilakukan di 14 provinsi di selatan, timur, dan utara China, 20 Juli lalu. Kebanyakan para pelaku menjual anak-anak ini ke Vietnam melalui provinsi perbatasan Guangxi.

Operasi penyerbuan melibatkan 2.600 petugas polisi dan berakhir dengan sukses. sebanyak 81 anak usia antara 10 hari sampai empat tahun berhasil diselamatkan. Pelaku berjumlah 330 orang juga berhasil diringkus.

Sebelumnya, harian People’s Daily menjelaskan telah dilakukan operasi serupa pada 15 Juli. Operasi ini berhasil menyelamatkan delapan bayi usia antara 10 hari hingga tujuh bulan. Sebanyak 39 pelaku berhasil ditangkap, empat di antaranya warga negara Vietnam.

Total dari dua operasi tersebut, 89 balita diselamatkan, dan 369 tersangka berhasil tertangkap. Para balita itu diberikan polisi ke panti-panti asuhan, karena belum ada yang mengklaim sebagai orangtua mereka. Sementara para pelaku tengah menunggu diadili.

Penangkapan ini menandakan China masih merupakan lahan subur bagi praktek perdagangan manusia. Biasanya, anak-anak ini dijual ke Vietnam bagi pasangan yang menginginkan anak. Terparah, anak-anak ini dijual sebagai budak, jika demikian maka pelakunya terancam hukuman mati.

Wakil Direktur Biro Investigasi Kriminal Kementerian Keamanan Publik China, Liu Ancheng, mengatakan praktek ini berkembang di daerah pedesaan karena kesadaran masyarakat yang kurang terhadap hukum.

Budaya China yang menyebutkan sebuah keluarga harus terdiri dari anak lelaki dan perempuan sedikit banyak menyumbang maraknya aksi kriminal ini. Keluarga yang hanya memiliki anak wanita, biasanya menjual anaknya untuk ditukar dengan anak lelaki. Hal ini terutama karena China memmiliki kebijakan satu anak.

VIDEO: Kebakaran di Stasiun Berlin, Jerman

Kebakaran di sebuah stasiun kereta api di Berlin, Jerman, Rabu, 27 Juli 2011, membuat para penumpang panik. Akibatnya, para puluhan penumpang di stasiun tersebut terpaksa dievakuasi.

Menurut laporan saksi mata yang berhasil terekam kamera, api pertama kali muncul di salah satu lokomotif ketika hendak melaju. Api langsung membakar seluruh bagian kereta dan menjalar ke stasiun.

Petugas pemadam bertindak cepat dengan menyemprotkan air dan mengevakuasi penumpang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

 

 

Untuk Melihat Videonya Klik Disini

Previous Older Entries

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.